Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Poliklinik VCT di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo

Dalam rangka memperluas pelayanan tentang pencegahan dan penanganan masalah HIV/AIDS, RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo sejak tanggal 19 Februari 2013 yang lalu sudah membuka klinik VCT. Klinik ini akan memberikan konseling kepada pasien yang ingin mengetahui status dirinya apakah mengidap virus HIV atau tidak. Klinik ini terbuka untuk umum.

Mengingat saat ini banyak kemungkinan orang untuk tertular virus HIV, seperti melalui hubungan seks yang tidak aman, melalui jarum suntik, melalui transfusi darah, maka bagi mereka yang beresiko tinggi tersebut disarankan untuk memeriksakan dirinya ke Poliklinik VCT. Poliklinik ini terletak di Paviliun RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"