Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Tamu Istimewa di Labkesda

Rombongan SRC, ICRC dan IFRC
Pada hari Jum'at, 15 Februari 2013, Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Kapuas mendapat tamu istimewa. Rombongan dari Spanish Red Cross (SRC), International Federation of Red Cross and Red Cressent (IFRC), International Committee of Red Cross (ICRC), dan Palang Merah Indonesia (PMI) mengunjungi Labkesda. Kunjungan ini dilakukan sebagai salah satu kegiatan dalam rangka mendapatkan masukan dari tentang berbagai hasil pemeriksaan air di Kabupaten Kapuas.

Dari kunjungan ini didapatkan informasi bahwa dengan kemampuannya memeriksa unsur kimia dan bakteriologis air diketahui bahwa kadar besi pada air sungai berkisar 2-12 mg/L padahal kadar normalnya adalah 0,1 mg/L. pH air sungai sangat asam sehingga tidak layak untuk langsung dikonsumsi. Kadar bakteri E. coli sangat tinggi dalam air sungai.

Mengenai rasa air sungai, Kepala Labkesda, Bapak Suko Adi, M.Kes menjelaskan bahwa bila masyarakat terbiasa minum air yang asam, lalu minum air yang netral, maka rasa air yang netral tersebut tidak enak. demikian juga sebaliknya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"