Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Donor Darah - Contoh Sukses Kolaborasi

Para pendonor darah sedang diambil darahnya
Pada hari Minggu, 31 Maret 2013 bertempat di kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kapuas, Bidang Donor Darah Panitia Pasar Rakyat, Pagelaran Kesenian dan Pameran Panunjung Tarung Kapuas Celebration Week 2013 menyelenggarakan kegiatan donor darah.
Donor darah sukarela
Ibu Rahma Fitri Awal, S.PdI sebagai Koordinator Bidang Donor Darah menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai rangkaian kegiatan Peringatan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-207 dan HUT Pemkab Kapuas ke-62.
Para pendonor darah sukarela
Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kapuas, Dewan Kesenian Kabupaten Kapuas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, didukung oleh PMI Kabupaten Kapuas, Unit Transfusi Darah BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dan Bank Mandiri Syariah.
Dewan Kesenian Kabupaten Kapuas menghibur pendonor darah
Selama kegiatan donor darah berlangsung, Dewan Kesenian Kabupaten Kapuas menyajikan hiburan berupa  sumbangan lagu-lagu yang diiringi oleh organ tunggal. Tidak hanya penyanyi remaja dan dewasa yang menyumbangkan lagu, seorang artis cilik pun turut meramaikan kegiatan donor darah ini.
Artis cilik menyumbangkan sebuah lagu
Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pembagian "Door Prize" yang berasal dari sumbangan berbagai pihak diantaranya Bank Syariah Mandiri dan Direktur BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, dr. H. Bawa Budi Raharja.
Pendonor darah menunggu pengumuman "Door Prize"
Setiap pendonor darah mendapatkan "service donor" dari Unit Transfusi Darah BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dan untuk 50 pendonor pertama mendapatkan hadiah payung. Sampai saat admin meliput kegiatan ini sudah 53 kantong darah yang terkumpul.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)