Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Donor Darah - Contoh Sukses Kolaborasi

Para pendonor darah sedang diambil darahnya
Pada hari Minggu, 31 Maret 2013 bertempat di kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kapuas, Bidang Donor Darah Panitia Pasar Rakyat, Pagelaran Kesenian dan Pameran Panunjung Tarung Kapuas Celebration Week 2013 menyelenggarakan kegiatan donor darah.
Donor darah sukarela
Ibu Rahma Fitri Awal, S.PdI sebagai Koordinator Bidang Donor Darah menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai rangkaian kegiatan Peringatan Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-207 dan HUT Pemkab Kapuas ke-62.
Para pendonor darah sukarela
Kegiatan ini merupakan kerjasama antara Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kapuas, Dewan Kesenian Kabupaten Kapuas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, didukung oleh PMI Kabupaten Kapuas, Unit Transfusi Darah BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dan Bank Mandiri Syariah.
Dewan Kesenian Kabupaten Kapuas menghibur pendonor darah
Selama kegiatan donor darah berlangsung, Dewan Kesenian Kabupaten Kapuas menyajikan hiburan berupa  sumbangan lagu-lagu yang diiringi oleh organ tunggal. Tidak hanya penyanyi remaja dan dewasa yang menyumbangkan lagu, seorang artis cilik pun turut meramaikan kegiatan donor darah ini.
Artis cilik menyumbangkan sebuah lagu
Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan pembagian "Door Prize" yang berasal dari sumbangan berbagai pihak diantaranya Bank Syariah Mandiri dan Direktur BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, dr. H. Bawa Budi Raharja.
Pendonor darah menunggu pengumuman "Door Prize"
Setiap pendonor darah mendapatkan "service donor" dari Unit Transfusi Darah BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dan untuk 50 pendonor pertama mendapatkan hadiah payung. Sampai saat admin meliput kegiatan ini sudah 53 kantong darah yang terkumpul.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"