Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Keluarga Petani di Handil Pamitai

Keluarga petani di Handil Pamitai
Pada hari Jum'at, 29 Maret 2013 ketika sedang menelusuri Handil Pamitai, Desa Anjir Palambang, Kecamatan Pulau Petak, admin bertemu dengan satu keluarga yang tinggal di tepi Handil Pamitai. Mereka tinggal di rumah panggung berukurang kurang lebih 4 x 6 meter persegi.

Pekerjaan keluarga ini adalah mengelola sawah yang baru saja dibuka yang luasnya sekitar 1 hektare. Disela-sela menanam padi, sang suami mencari ikan di kampung sebelah. Terkadang beliau bisa juga kerja emas di daerah hulu.

Anak laki-laki yang sudah besar sekarang menempuh pendidikan di sekolah dasar yang ada di kampung sebelah. Anak ini berjalan kaki ke sekolah yang jaraknya mencapai sekitar 2,5 km.

Acungan jempol layak diberikan kepada para petani ini yang dengan kesederhanaan yang mereka jalani dalam kehidupan sehari-hari, mereka masih bisa tersenyum menjalani kehidupan mereka yang mungkin dalam kacamata orang terlihat demikian sederhana.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"