Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Jalan-Jalan Ke Pameran dan Pasar Rakyat 2013

Para penjaga stand SMP Negeri 1 Selat
Mulai tanggal 3-10 April 2013 bertempat di Jalan Maluku, sekitar dan dalam stadion Panunjung Tarung, Kuala Kapuas akan diselenggarakan Pameran Pembangunan, Pasar Rakyat dan Pagelaran Seni dalam rangka Memperingati Hari Jadi Kota Kuala Kapuas ke-207 dan HUT Pemkab Kapuas ke-62.

Pameran ini diikuti oleh Agati Center (calon anggota DPR-RI), SMPN 1 Selat, SMPN 4 Selat, SMAN 1 Kuala Kapuas, PMI Kabupaten Kapuas, dan Perusahaan Daerah Panunjung Tarung. Tidak ada satupun Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang terlibat dalam pameran tahun ini.

Sedangkan kegiatan pasar rakyat diikuti oleh berbagai kalangan penjual, mulai dari makanan ringan sampai dealer motor dan mobil. Berikut ini adalah foto-foto suasana pasar rakyat:
































Stand SMP Negeri 4 Selat

Stand SMA Negeri 1 Kuala Kapuas
















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)