Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Menghibur Diri Sambil Beramal

Mengunjungi pasar malam tidak selalu beerarti sekedar menghibur diri dari kepenatan pekerjaan. Banyak hal bermanfaat yang bisa dilakukan, diantaranya adalah donor darah di stand PMI.

Selama pasar malam berlangsung, PMI Kabupaten Kapuas bekerjasama dengan Unit Transfusi Darah BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmdjo menyediakan tempat bagi masyarakat yang ingin donor daraah secara sukarela.

Dari keterangan Mbak Dwi, petugas UTD, sampai saat admin berkunjung (10/04/2013) jumlah pendonor sebanyak 15 orang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"