Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Persiapan Pameran dan Pasar Rakyat

Salah satu peserta pameran sedang mempersiapkan stand-nya
Mulai hari Selasa, 2 April 2013 bertempat di Jalan Maluku, Kelurahan Selat Tengah, Kecamatan Selat, para peserta pameran dan pasar rakyat mulai mendirikan stand mereka masing-masing. Yang lebih dulu menyiapkan stand-nya adalah para pedagang yang akan meramaikan pasar rakyat. Sedangkan stand-stand lembaga dan dinas di Kabupaten Kapuas baru disiapkan pada sore hari. Sama dengan tahun-tahun sebelumnya, untuk menarik pengunjung datang ke stand tersebut, mereka berlomba-lomba menyediakan hadiah "door prize" bagi para pengunjung stand. Kegiatan ini akan berlangsung pada tanggal 3-10 April 2013.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"