Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Dokter Agus Fitrianto Achmad Kembali Bertugas Di Kapuas

Setelah sempat kembali ke Bantul pada bulan yang lalu karena selesai kontrak dengan BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, terhitung tanggal 16 Mei 2013, dr. Agus Fitrianto Achmad, Sp.PD (Spesialis Penyakit Dalam) kembali bertugas di rumah sakit Kuala Kapuas. Beliau akan bertugas di rumah sakit ini selama satu bulan. Diharapkan ketika beliau menyelesaikan kontraknya, dr. Gusti Maulana yang sedang mengambil pendidikan spesialis penyakit dalam sudah selesai, sehingga tidak terjadi kekosongan dokter spesialis penyakit dalam. Kekosongan dokter ini mengakibatkan banyaknya pasien yang dirujuk ke RSU Ulin Banjarmasin dan RSU Doris Sylvanus Palangka Raya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"