Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Penjajagan Kerjasama Pelayanan Hemodialisa

Presentasi dari PT. Sinar Roda Utama
Pada hari Rabu, 8 Mei 2013 bertempat di aula BLUD RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dilaksanakan kegiatan presentasi dari dua perusahaan yang menawarkan kerjasama dalam penyediaan peralatan dan perlengkapan Hemodialisa. Dengan presentasi ini diharapkan para "pengampu kepentingan" di rumah sakit dapat menilai beberapa perusahaan dan mereka dapat memilih mana yang terbaik untuk pasien.

Berdasarkan informasi dari pasien Hemodialisa dari Kapuas yang selama ini berobat ke RSU Ulin Banjarmasin, ada puluhan pasien dari Kapuas yang setiap minggunya menjalani cuci darah di Banjarmasin. Dengan disediakannya pelayanan Hemodialisa di Kuala Kapuas hal ini akan memudahkan pasien dari Kapuas untuk menjalani perawatannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"