Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pembuatan Kartu Pegawai Elektronik

Petugas pengambilan foto untuk kartu pegawai elektronik
Sejak awal minggu ini, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Kapuas menyelenggarakan kegiatan pembuatan Kartu Pegawai Elektronik. Para pegawai dibagi menjadi beberapa kelompok hari dimana mereka bisa melakukan pengambilan foto untuk kartu tersebut. Setiap pegawai diminta untuk membawa SK CPNS, SK NIP Baru, membawa KTP dan memakai pakaian dinas yang berwarna khaki. Kegiatan pengambilan foto dilakukan di aula Kantor Kecamatan Selat, Jl. Tambun Bungai, Kuala Kapuas. Panitia menyiapkan empat tempat foto. Kegiatan mulai dari pendaftaran sampai selesai, memakan waktu kurang dari lima menit. 

Komentar

Posting Komentar

Silahkan memberikan komentar terhadap tulisan kami!

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"