Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Presentasi Hemodialisa Di Rumah Sakit

Presentasi B. Braun
Pada hari Rabu, 29 Mei 2013 bertempat di aula rumah sakit diselenggarakan kegiatan presentasi alat hemodialisa oleh dua perusahaan yaitu B. Braun dan Fresenius Medical Care. Kedua perusahaan ini mempresentasikan keunggulan dari produk mereka serta menyampaikan apa yang mereka bisa kontribusikan untuk rumah sakit.
Presentasi Frenensius
Kegiatan ini diikuti oleh dokter spesialis penyakit dalam, ketua komite medik, calon perawat hemodialisa, petugas laboratorium, unit transfusi darah, instalasi perbaikan sarana rumah sakit dan lintas program terkait.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"