Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Buka Puasa Bersama SDIT Al-Amin Kapuas

Menjelang Buka Puasa Bersama SDIT Al-Amin Kapuas
Pada hari Jum'at, 26 Juli 2013 bertempat di Jalan Barito Gang XI dilaksanakan kegiatan Buka Puasa Bersama SDIT Al-Amin Kapuas. Kegiatan buka puasa ini diperuntukkan bagi para siswa-siswi, para guru, baik di KBIT, TKIT, SDIT dan Pondok Pesantren. Dalam ceramah berbuka puasa disampaikan bahwa umat Islam saat ini perlu memberi perhatian lebih pada upaya untuk lebih memahami Al-Qur'an, tidak cuma sekeder sebagai hiasan. Ramadhan menjadi mulia karena diturunkannya Al-Qur'an pada malam Al-Qadr. Para guru dan orang tua diharapkan bisa memberikan teladan dalam interaksi yang lebih baik dengan Qur'an. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"