Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Guru Berprestasi Kapuas 2013

Berdasarkan seleksi yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, berikut ini adalah nama-nama guru berprestasi yang diajukan ke tingkat Provinsi Kalimantan Tengah:

  1. Guru TK - Noorhayati, S.Pd.AUD
  2. Guru SD - Suprihatin, S.Pd
  3. Guru SMP - Zundy HS Umar, M.Pd
  4. Guru SMA - Agon, M.Pd
  5. Guru SMK - Syamsir Alam, S.Pd
  6. Kepala TK - Fitriah, M.Pd
  7. Kepala SMP - Kadeni, M.Pd
  8. Kepala SMK - Qomar Duhri, S.Pd
  9. Pengawas TK/SD - Awinatie Sudun, S.Pd SD
  10. Pengawas SMP - Drs. Tegang, M.Pd
  11. Pengawas SMA - Muhammad Rifa'i, M.Pd
Sumber: Halaman Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas di Facebook

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"