Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pasar Blok R Mulai Dimanfaatkan

Pasar Blok R
Setiap pagi, para pedagang sayur dan penjual makanan sudah mulai memanfaatkan Pasar Blok R yang baru dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Kapuas. Sebelum terbakar sebanyak 60 pedagang yang berjualan di pasar ini. Dengan semakin kecilnya los yang disedikan, maka lebih banyak pedagang yang bisa ditampung oleh pasar ini.
Pembersih sampah bersama sampah yang dikumpulkannya
Meskipun belum secara resmi dibuka, pasar ini sudah menghasilkan cukup banyak sampah. Tukang sampah yang membersihkan pasar ini meminta sumbangan dari para penjual untuk membersihkan sampah di pasar ini. Jadi setiap selesai berjualan, tempat ini kembali bersih.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"