Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Kepala SDIT dan KBIT Al-Amin Kapuas

Pelantikan Kepala SDIT dan KBIT
Pada hari Kamis, 11 Juli 2013 bertempat di ruang kelas 4 SDIT dilaksanakan pelantikan dan serah terima jabatan kepala SDIT dari Bapak Aminanto kepada Ibu Siti Sarah dan kepala KBIT dari Ibu Siti Sarah kepada Hamsinah.

Kegiatan ini dihadiri oleh para guru SDIT, pengasuh KBIT dan TPA, pengurus dan pembina yayasan. Dalam sambutannya ketua yayasan Ibu Nor Awalia meminta para kepala sekolah dan para guru mendapat kesempatan untuk magang di Yayasan Ukhuwah, Banjarmasin. Selain itu, yayasan juga akan menaikkan gaji guru. Untuk tabungan siswa akan dikelola oleh Bank Syariah Mandiri. Yayasan juga akan mempekerjakan satpam untuk menjaga keamanan di lingkungan sekolah. Diakhir sambutannya Bu Awal mengharapkan agar administrasi sekolah makin bak ke depan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)