Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Sehari Bersama Qur'an

Pak Gatot menyiman bacaan peserta
Pada hari Sabtu, 6 Juli. 2013 bertempat di Masjid Al-Ihsan, Kuala Kapuas diselenggarakan kegiatan "Sehari Bersama Qur'an". Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Ramadhan 1434 H.

Dalam kegiatan ini disampaikan materi tentang sifat huruf serta beberapa tajwid seperti idgham, ikhfa dan ikhfa syafawi. Masing-masing peserta laki-laki di cek bacaannya oleh Bapak Gatot Setiawan, lulusan dari Markaz Qur'an, Kalisari, Jakarta Selatan. Sedangkan untuk peserta wanita, bacaannya dibimbing oleh Ibu Sumi, lulusan Ma'had Al-Hikmah, Jakarta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)