Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Calon Petugas Hemodialisa Mengikuti Pelatihan di RS Sardjito Jogjakarta

Suasana pelatihan Hemodialisa di RSUP Sardjito Jogjakarta
Dalam rangka pembentukan Unit Hemodialisa di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo, direktur memberangkatkan dua orang petugas rumah sakit untuk mengikuti pelatihan di RS Sardjito, Jogjakarta. Kedua petugas tersebut adalah dr. Gusti Hariyadi Maulana, Sp.PD dan H. M. Sholichuddin, S.Kep. Mereka akan mengikuti pelatihan selama tiga bulan untuk dokter spesialis dan empat bulan untuk perawat. Masih ada satu orang dokter umum lagi yang harus dikursuskan untuk membuka unit ini di rumah sakit.

Keberadaan unit hemodialisa di rumah sakit sangat mendesak, mengingat lebih dari 20 orang penderita gagal ginjal kronik dari Kapuas yang memerlukan cuci darah di RSU Ulin Banjarmasin atau RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya. Semoga pada awal tahun depan unit ini sudah bisa berjalan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)