Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Lomba Mancing di Kolam Gazebo RSUD




Pada hari Jum'at, 16 Agustus 2013 bertempat di taman gazebo RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo diselenggarakan Lomba Mancing dalam rangka menyambut Proklamasi Kemerdekaan RI ke-68 Tahun 2013. Kegiatan ini diikuti oleh para pegawai di rumah sakit. Peserta dikelompokkan berdasarkan ruangan mereka. Masing-masing beserta mendapatkan ruang untuk memancing sekitar setengah meter. Barangsiapa yang berhasil memancing ikan dengan berat paling besar, maka dinyatakan sebagai pemenang. Foto-foto diatas menggambarkan suasana lomba memancing di kolam gazebo RSUD. Foto-foto ini merupakan sumbangan dari Evy Rahman, refraksionis optisien di poliklinik mata rumah sakit.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"