Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Pembinaan Sekolah Sehat oleh TP PKK Kab. Kapuas

Pada hari Selasa 20 Agustus 2013 TP PKK Kabupaten Kapuas mengadakan pembinaan sekolah sehat ke SMPN 1 Basarang. Dalam kesempatan ini hadir pula tim pembina dari Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Puskesmas Basarang, Camat Basarang, dan Bagian Kesra Pemda Kab. Kapuas.
SMPN 1 Basarang tengah dipersiapkan untuk mengikuti Lomba Sekolah Sehat tingkat provinsi pada pertengahan September mendatang. Rombongan diterima oleh Kepala Sekolah Bapak I Wayan Sindra, MPd.

Pembinaan yang dilakukan oleh TP PKK Kabupaten Kapuas berupa mengajarkan ketrampilan pengolahan sampah organik yang ada di sekitar sekolah menjadi pupuk, yang diajarkan oleh Ny. Harini Irawati, S.Pd dan Ny. Erni Yulianti, SE. Perwakilan siswa-siswa dari seluruh kelas dengan seksama mengikuti bagaimana cara membuat pupuk, dan ini adalah hal baru bagi mereka.
TP PKK Kab. Kapuas bersama siswa-siswa setelah praktek membuat pupuk organik
Dalam waktu bersamaan,  TP PKK lainnya yaitu dr. Tri Setyautami, MPHM, Ny. Surtywatni S.Sos, dan Hj. Sri Mulyanti SPd, didampingi oleh pihak guru Ibu Kuwun dan Pak Ramba, serta Pimpinan Puskesmas Basarang dr. David dan staf , berkeliling sekolah untuk menilai kondisi yang ada. Mereka mengunjungi tiap ruang kelas, ruang laboratorium komputer, warung sekolah, WC, ruang ibadah, ruang guru, ruang UKS, halaman sekolah, TOGA, dan lain-lainnya. Hal-hal yang masih perlu diperbaiki dicatat dan disampaikan ke pihak sekolah untuk ditindaklanjuti.
TP PKK Kab. Kapuas bersama Kepala Sekolah SMPN 1, Camat Basarang, dan staf Puskesmas Basarang usai pembinaan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)