Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

14 Group Band Meriahkan Halal Bihalal Musisi

HALAL BIHALAL MUSISI, Berfoto bersama para Musisi pengisis acara Halal Bihalal Sabtu (31/8) malam bertempat di Sanggar Pramuka Kapuas
Halal Bihalal Musisi yang diselenggarakan oleh Dewan Kesenian Kabupaten Kapuas berlangsung meriah, karena kegiatan yang diselenggarkan Sabtu (31/8) malam bertempat di Halaman Sanggar Pramuka Jl. Keruing No. 1 Kuala Kapuas diisi oleh 14 Group Band terbaik KalTeng-Sel.

Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Kapuas melalui Wakil Ketua Bob Dwi Cipta Mahaputra, SH dalam sambutannya mengucapkan ucapan terimakasih sebesar-besarnya, kepada semua Group Band yang berasal  tidak hanya dari Kapuas, tapi dari Palangkaraya, Banjarmasin dan daerah-daerah lainnya.

Selain itu dengan kegiatan Halal Bihalal ini diharapkan dapat menjadi ajang Silahturahmi kita, untuk menjalin rasa persaudaraan sesama Musisi baik yang berada di Kalteng ataupun di Kalsel, karena dengan kebersamaan ini kita harapkan dapat lebih meningkatkan dunia permusikan Musisi Kalteng-Sel agar bisa bersaing dengan musisi-musisi Nasional.

Ditempat yang sama Musisi ternama Kalteng H Suparman mengatakan sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh DKD Kapuas ini, karena dengan kegiatan ini selain dijadikan sebagai ajang silahturahmi juga bisa dijadikan suatu ajang bertukar pikiran dan pendapat tentang dunia permusikan.

Serta dengan adanya kegiatan ini juga dapat memberikan hiburan kepada para masyarakat Kapuas, sebagai salah satu tempat represing dan dapat meningkatkan penghasilan perekonomian para pedagang yang berjualan di kawasan hiburan tersebut,” kata H Suparman yang juga menjabat sebagai Camat Selat.

Kegiatan Halal Bihalal Musisi tersebut dimeriahkan oleh penampilan-penampilan Group Band ternama seperti Ababil, Super Sonic, Master Youz, Cavalera Blac Cloud, DKD Band, Cakrawala, Art Green Hous, Kapuas Band, Insting, XXX, GCB Band, Metaniak, Metal A-Z, dan KGC Band.

Acara tersebut juga didikung oleh Pemkab Kapuas, Camat Selat, Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kapuas, Diwo Entertaimen, DPD KNPI Kabupaten Kapuas, Studio Rumah Musik Lala,  Cafe Terapung, PT Indofood, Pop Mie dan Kombipas.

Penulis: Tommy Saputra

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)