Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pelatihan Kader Pos TB Desa

Kader Kapuas Timur bersama Kadis Kesehatan (duduk: dua dari kiri)
Pak Irwin memberikan materi
Pak Sinsigus memberikan materi
Mulai  tanggal 11 September 2013 dilaksanakan Pelatihan Kader Pos TB Desa di Kabupaten Kapuas, yang diikuti oleh 30 orang kader dari 6 desa di Kecamatan Basarang dan Kapuas Timur. Pelatihan ini dimaksudkan untuk membekali para kader tentang penyakit TB agar mereka bisa berperan sesuai dengan kapasitasnya untuk turut mengendalikan TB. Misalnya mengenali gejala TB, bagaimana pengobatannya, bagaimana memberikan penyuluhan, bagaimana memotivasi penderita, merujuk ke Puskesmas, mengawasi PMO, dan lain sebagainya.

Umumnya para kader yang dilatih ini adalah kader yang selama ini memang aktif di posyandu. Seperti konsep semula, bahwa pos TB Desa bukanlah membentuk bangunan pos baru di desa, namun berupa  kegiatan pelayanan TB dari, oleh, dan untuk masyarakat yang digabungkan dengan UKBM (Unit Kegiatan Berbasis Masyarakat) yang selama ini sudah ada di desa yaitu posyandu, polindes, dll.

Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kapuas dr. Adelina Yunus, dan sebagai fasilitator adalah tim dari Dinas Kesehatan dan Widya Iswara Provinsi Kalimantan Tengah, yaitu Bapak Irwin, Pak Sinsigus, Pak Zaki, Bu Rita, dan bu Ririn. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"