Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Pembinaan Gerakan Sayang Ibu (GSI) di Desa Sidomulyo

Pada tanggal 7 September 2013 Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas bersama-sama dengan Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas melakukan pembinaan GSI di desa Sidomulyo, Kecamatan Tamban Catur.

Dari TP-PKK diwakili oleh Ibu Meliyatie Fitrianson dan Ibu Tri Setyautami, dari BPPKB Ibu Sri dan Pak Erwin, sedang dari Dinas Kesehatan Ibu Fauziah. 

Pembinaan dilakukan di Polindes Kasih Bunda yang sekaligus berfungsi sebagai Sekretariat GSI Desa Sidomulyo dan Posyandu (baik posyandu balita maupun lansia). Hadir dalam kesempatan ini adalah Bapak Kades, Ketua TP PKK Desa, Kepala Puskesmas Tamban Catur beserta staf, bidan Desa, serta para kader. Pembinaan meliputi aspek Satgas GSI, Ambulan Desa, Tabulin, Suami Siaga, dan lain-lain termasuk tertib administrasi. Mudah-mudahan GSI di Desa Sidomulyo ini bisa menjadi contoh bagi desa-desa lainnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)