Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Pendataan Ulang Peserta Jamkesda

Dalam rapat yang diselenggarakan pada hari Selasa, 24 September 2013 bertempat di rumah jabatan Wakil Bupati Kapuas dibicarakan masalah kepesertaan Jamkesda. Dalam pertemuan tersebut diputuskan bahwa akan dilakukan pendataan ulang peserta Jamkesda. Semua warga yang sudah masuk dalam pembagian beras miskin dan program-program bagi keluarga miskin lainnya akan dimasukkan dalam daftar Jamkesda, bila mereka belum masuk dalam daftar Jamkesmas. Masyarakat yang menerima berbagai macam bantuan tersebut akan ditempel stiker sesuai dengan programnya di depan rumahnya, misalnya stiker Jamkesda, stiker Jamkesmas, stiker Raskin dan lain-lain.

Warga miskin yang mendapatkan program diatas harus membuat pernyataan bahwa mereka memberikan keterangan yang benar. Bila ternyata dikemudian hari diketahui bahwa keterangan yang mereka berikan tidak benar, maka mereka akan dikenakan sangsi.

Sumber: Muhdin

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)