Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Program Speedy Amazing Point 2013

iPad Mini hadiah Speedy Amazing Point 2013
Program yang diluncurkan pada periode April - Agustus 2013 ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada pelanggan TELKOM berdasarkan keikutsertaan sebagai pelanggan Speedy, registrasi dan nonton film lewat Usee TV, upgrade paket Speedy, pembayaran telepon dan Speedy, serta Tuo Up Speedy Pre-paid.

Setelah diadakan penilaian, ada seorang warga Kabupaten Kapuas yang mendapakan hadiah iPad Mini. Beliau diberitahu oleh petugas Telkom setempat. Kemudian diajak ke Banjarmasin untuk menerima hadiah tersebut di Plaza Telkom Banjarmasin.

Berbeda dengan program hadiah dari instansi lain, program ini sangat bersahaja dan diharapkan bisa mendorong masyarakat untuk menggunakan Speedy untuk hal-hal yang bermanfaat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"