Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

dr. Agus Nurohman, Sp.PD menjadi Pahlawan Hari Diabetes Sedunia

Dalam laporan berkala tertanggal 4 Oktober 2013, International Diabetes Federation (IDF) menobatkan dr. Agus Nurohman, Sp.PD sebagai World Diabetes Day Hero (Pahlawan Hari Diabetes Sedunia). Peran beliau adalah sebagai pelopor pendirian Diabetes Center di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo dan pendirian Persatuan Diabetes Indonesia (Persadia) Cabang Kapuas. Sampai sekarang Persadia Cabang Kapuas sudah memiliki lebih dari 100 orang anggota yang aktif mengikuti kegiatan senam di lapangan parkir rumah sakit dan di Basarang.Profil singkat beliau tersebut dapat dilihat dalam WDD Heroes Gallery.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"