Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Ketua Tim Penggerak PKK Dampingi Pelayanan Sosial PMI di Kabulat

Ketua TP-PKK bersalaman dengan Pak Ticek
Pada hari Minggu, 20 Oktober 2013, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas, Ibu Ary Egahni, SH bersama dengan dua orang anggotanya menyertai para relawan Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas melaksanakan kegiatan Pelayanan Sosial di Kabulat, kompleks kusta. Beliau berangkat dengan menggunakan speedboat, sedangkan para relawan menggunakan klotok.

Dalam kegiatan pelayanan ini, beliau mengunjungi rumah penderita kusta dan melakukan dialog dengan mereka. Beliau mendengarkan cerita yang disampaikan oleh Bapak Ticek, mantan penderita kusta yang usianya lebih dari 90 tahun. Selain itu beliau juga menyerahkan bingkisan kepada penghuni kompleks Kabulat. Beliau menjanjikan untuk memperbaiki akses ke komplek ini sehingga para penghuni tidak kesulitan untuk berhubungan dengan dunia luar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"