Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Lomba Pidato Tentang Narkoba

Foto bersama peserta Lomba Pidato Tentang Narkoba
Pada hari Rabu, 23 Oktober 2013 bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, DPC LPAB Kabupaten Kapuas melaksanakan kegiatan Lomba Pidato Tentang Narkoba. Kegiatan ini diikuti oleh para siswa-siswi SMA, SMK dan MAN di lingkungan kota Kuala Kapuas. Juri dari lomba ini berasal dari Kasat Narkoba Polres Kapuas, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas dan anggota Badan Narkotika Kabupaten Kapuas. Masing-masing peserta diberikan waktu sebanyak 5 menit untuk menyampaikan pidatonya. Peserta yang berhasil meraih juara pertama berasal dari Madrasah Aliyah Baabussalam.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"