Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Regu PMR MTs Dilingkungan KKM MTsN Selat Ikut Kemah


Kuala Kapuas (Humas),  Usaha penyaluran bakat dan minat serta  pembinaan mental siswa melalui ekstrakurikuler (eskul) dikalangan Madrasah Tsanawiyah yang berada dilingkungan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) wilayah MTsN. Selat Kabupaten Kapuas, terus bergulir. Salah  satu  usaha tersebut terlihat dari kegiatan (eskul) Palang Merah Remaja (PMR), dimana pada kegiatan tersebut selalu eksis menjalankan roda kegiatannya.  Wujud nyata dari hasil  kegiatan pelatihan mereka di madrasah, terpantau saat acara event Kemah Prestasi PMR tingkat Madya (SMP/MTs) se-Kabupaten Kapuas  yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kapuas di Sanggar Pramuka Kapuas, 4/ s/d 6 Oktober 2013.

Dalam  kegiatan kemah yang diselanggarakan dalam rangka Hari Ulang Tahun PMI yang ke-68 Kab. Kapuas, beberapa MTs. yang menjadi anggota KKM wilayah MTsN. Selat tampak terlibat dalam kegiatan tersebut. Madrasah yang ikut   diantaranya, MTsN. Selat, MTs. Al-Muhajirin  Antang Kuala Kapuas, MTs. Nurul Islam Murung Keramat, MTs. PKP Kuala Kapuas  dan MTs. Nurul Iman Basarang. Banyaknya regu yang  diutus   bervariasi, ada yang mengirim   2 regu terdiri dari satu regu putra dan satu putri, ada juga yang mengutus regu campuran.   Kegiatan yang mereka ikuti selama kemah diantaranya keagamaan,  pentas seni, serta berbagai perlombaan yang berkaitan dengan  Palang Merah Remaja.

Pada kesempatan tersebut, Kepala MTsN. Selat selaku Ketua KKM, memberikan apresiasi kepada semua utusan dari MTs. dilingkungan KKM wil.MTsN. Selat.”Saya berharap semangat untuk mengikuti even seperti ini, berlanjut pada kegiatan eskul lainnya” ujar Sriyadi.

Terpisah, Kepala MTs. Al-Muhajirin Antang Kuala Kapuas, Hasanuddin, HK, S.PdI mengatakan, kegiatan kemah Prestasi PMR sangat bermanfaat untuk  meningkatkan motivasi siswa dalam mengikuti eskul PMR di madrasah. Kegiatan kemah  ini akan menjadi ajang silaturahmi sesama MTs. maupun   SMP.  Selain itu  akan  menambah pengetahuan dan wawasan  bagi  siswa sehingga, pada saatnya nanti dapat diterapkan di madrasah. “Dari pengetahuan baru yang diperoleh dapat untuk memperbaiki kekurangan yang ada saat latihan selama ini, sehingga pelatihan  dapat tingkatkan  lagi” kata Hasanuddin, HK.

Kesiapan untuk mengikuti kemah,  peserta dari Madrasah terlihat sangat matang, hal ini terlihat  salah satu tenda utusan dari Nurul Iman Basarang, dalam tenda mereka, tersedia sebuah ruangan, yang didesain sedemikian rupa sehingga mirip dengan  ruangan  UKS di madrasah. Dalam tenda tersebut terdapat ranjang pasien, timbangan, slogan-slogan tentang kesehatan,  sebagaimana layaknya ruangan perawatan untuk pasien sakit. (andg).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)