Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Jamkesda Kapuas 2014 direncanakan masuk BPJS

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Ibu Nancy, petugas di PT. ASKES Cabang Palangka Raya, DPRD Kabupaten Kapuas sudah menyetujui peserta Jamkesda Kabupaten Kapuas dimasukkan ke dalam BPJS. Sekretaris Daerah-pun sudah memberikan paraf untuk perjanjian kerjasama antara BPJS dan Pemerintah Kabupaten Kapuas. Menurut Ibu Nancy, Bupati Kapuas sedang mempelajari perjanjian tersebut, mengingat beliau masih baru mengenal masalah BPJS ini.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menghimbau seluruh pemerintah kabupaten/kota untuk menjamin pelayanan kesehatan bagi masyarakat miskin yang tidak ditanggung oleh Jamkesmas (BPJS). Saat ini sudah ada beberapa kabupaten yang sudah bekerjasama dengan BPJS untuk pelayanan pasien Jamkesda tahun 2014.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"