Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Penyuluhan AIDS Bagi Warga Rumah Tahanan Kuala Kapuas

Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Kapuas bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Kapuas menyelenggarakan kegiatan penyuluhan bagi warga Rumah Tahanan Kelas IIB Kuala Kapuas. Penyuluhan ini dilaksanakan di ruang aula rumah tahanan. Penyuluhan ini diikuti oleh sekitar 50-an orang warga binaan rumah tahanan. Penyuluhan ini disampaikan oleh anggota sekretariat KPA Kabupaten Kapuas, dr. Tri Setyautami, MPHM. Dalam penyuluhan yang disampaikan, materi disampaikan menggunakan lembar balik, mengingat ada masalah pada laptopnya. Kegiatan ini juga didampingi oleh para relawan PMI Kabupaten Kapuas yang mempersiapkan pelaksanaan kegiatan.

Dalam penyuluhan disampaikan mengenai cara-cara penularan HIV, dan cara-cara yang tidak dapat menularkan HIV. Selain itu juga disampaikan kabar bahwa sudah ada penderita HIV di Kabupaten Kapuas, sehingga diharapkan masyarakat agar lebih menjaga diri. Dalam rangka meningkatkan penjaringan penderita HIV, di RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo sudah tersedia Poliklinik Voluntary Counseling Test (VCT) dimana masyarakat dapat memeriksakan apakah dirinya mengandung virus HIV atau tidak secara gratis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"