Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Posyandu Sepakat

Posyandu Sepakat
Posyandu ini terletak di Handel Sepakat, RT 04, Kelurahan Selat Dalam, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas, tepat dipinggir Anjir Selat. Posyandu ini dibangun dengan dana PNPM 2013 sebesar sekitar 160 juta. Bangunan ini dikerjakan sendiri oleh Bapak RT 04. Bangunan ini selesai pada bulan September 2013 yang lalu. Pada minggu lalu (awal Desember 2013), Puskesmas Melati menyelenggarakan kegiatan pelatihan posyandu yang dananya diupayakan secara mandiri. Diharapkan pada tanggal 14 Desember 2013 nanti, posyandu ini akan mulai beroperasi. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"