Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Distribusi Keramik Filter

Penyerahan secara simbolis oleh H. Agung Suyatno (kiri)
Pada hari Jum'at, 21 Februari 2014 bertempat di komplek batalyon, Jalan Kalimantan, Kuala Kapuas dilaksanakan kegiatan distribusi keramik filter kepada masyarakat di Terusan Raya. Kegiatan ini diawali dengan penyerahan secara simbolis dari Pengurus PMI Kabupaten Kapuas, H. Agung Suyatno kepada perwakilan dari Desa Terusan Raya.
Penghitungan keramik filter oleh masing-masing kelompok
Setelah itu masyarakat, sesuai dengan RT-nya menghitung jatah keramik filter yang harus mereka terima. Masing-masing kelompok membawa keramik tersebut ke "imbal" - perahu besar yang sedang ditambat di tepi Sungai Kapuas.
Keramik filter dibawa ke imbal
 Masing-masing kelompok menempatkan keramik filter mereka masing-masing dalam imbal tersebut, meskipun tidak beraturan, yang penting semua keramik filter bisa terbawa.
Imbal yang sudah dipenuhi oleh keramik filter
Direncanakan besok, Sabtu, keramik filter akan didistribusikan ke masyarakat di Terusan Raya. Pendistribusian ini merupakan tahap akhir dari distribusi sebanyak 1430 keramik filter yang disediakan oleh Palang Merah Spanyol dalam rangka penyediaan air minum dalam Program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat yang dilaksanakan oleh Palang Merah Indonesia Kabupaten Kapuas sejak tahun 2011-2013.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"