Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Silaturahim Dewan Masjid Indonesia Kapuas ke Wakil Bupati

Suasana silaturahim DMI ke Wakil Bupati Kapuas
Pada hari Jum'at, 7 Februari 2014, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Kapuas melakukan silaturahim ke rumah jabatan Wakil Bupati Kapuas, Ir. H. Muhajirin, MP. Rombongan DMI dipimpin oleh Bapak H. Parhani, selaku ketua. Dalam pengantarnya, Sekretaris DMI, Bapak Aqli menjelaskan bahwa di Kabupaten Kapuas saat ini ada 317 masjid, 648 langgar dan 24 mushola. Ketua DMI, Bapak Parhani mengajak para pengurus untuk dapat menterjemahkan tema Musyawarah Nasional yang lalu yaitu "Memakmurkan masjid sebagai tempat perjuangan untuk mensejahterakan umat" dalam bentuk program kerja.

Wakil Bupati Kapuas mengajak agar syi'ar Islam tetap berjalan dengan baik. Beliau meminta para pengurus DMI untuk melibatkan para "aghniya" untuk membiayai kegiatan DMI dan tidak hanya mengandalkan pemerintah. Beliau juga mengharapkan agar kegiatan rapat dapat terus diselenggarakan di masjid. Selain itu beliau mengharapkan agar ada radio da'wah yang dapat menjangkau semua masjid, langgar dan mushola di Kabupaten Kapuas. DMI diharapkan bisa menggagas berdirinya yayasan konsultan pembangunan masjid yang nantinya bertugas untuk mendisain, mengatur sound system, membantu penetapan arah kiblat, dll. Beliau juga mengusulkan ada berbagai kegiatan di masjid seperti majelis ta'lim, buka puasa senin kamis, shalat malam bersama, keliling masjid setiap Jum'at.

Kegiatan ini juga dilanjutkan dengan masukan-masukan dari anggota lain tentang cara-cara untuk memakmurkan masjid. Dalam pertemuan ini disepakati bahwa insya Allah Rapat Kerja Daerah Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Kapuas Tahun 2014 insya Allah akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 15 Februari 2014 di Handil Marhanang, Anjir Serapat Km. 11, Kecamatan Kapuas Timur.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)