Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Berkunjung Ke Rumah Kakek Marhanang - Foto 3 Dimensi


Berkunjung ke rumah Kakek Marhanang by jumatil on Photosynth

Saat berkunjung ke Handil Sei Bakei, Kelurahan Palingkau Baru, Kecamatan Kapuas Murung, admin melihat seorang tua yang sedang membereskan rambutan yang baru dipetiknya. Admin meminta ijin untuk mengambil foto diatas untuk dibuat foto tiga dimensi. Foto diatas diunggah di Photosynth Preview (percobaan program foto tiga dimensi). Sejak Photosynth meluncurkan preview ini, fotografer di seluruh dunia berlomba-lomba untuk mengunggah koleksi foto-foto yang mereka miliki. Mari ramaikan dunia maya dengan foto-foto dari Kabupaten Kapuas. Untuk berkontribusi bisa mengunjungi www.photosynth.net/preview

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"