Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Kajian Akhir Program KPPBM PMI Kabupaten Kapuas

Foto bersama peserta kajian akhir program KPPBM
Program Kesehatan dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat (KPPBM) Melalui Pengembangan Organisasi dan Penguatan Kapuas yang dilaksanakan oleh PMI Kabupaten Kapuas dengan dana dari Palang Merah Spanyol sudah berakhir. Dalam rangka mengambil pelajaran dari program yang sudah dilaksanakan, pada hari Rabu-Kamis, 5-6 Maret 2014 bertempat di Gedung Wanita Lawang Kameloh diselenggarakan kegiatan kajian akhir terhadap program ini.

Hari pertama kegiatan ini melibatkan perwakilan dari PMI Pusat, Spanish Red Cross, International Federation of Red Cross and Red Crescent, International Committe of Red Cross, PMI Provinsi Kalimantan Tengah, dan PMI Kabupaten Kapuas. Kegiatan pada hari pertama adalah mengevaluasi capaian Analisis Kerangka Kerja Logis (Logical Framework Analysis) yang sudah dibuat pada awal program. Dari hasil evaluasi tampak bahwa penguatan organisasi dan peningkatan kapasitas berjalan sesuai dengan harapan.

Penguatan organisasi dan peningkatan kapasitas ditunjukkan dengan berjalannya fungsi organisasi PMI Kabupaten Kapuas, tersedianya staf dan relawan yang menjalankan berbagai kegiatan pelayanan, tersedianya berbagai sarana pendukung untuk pelaksanaan kegiatan seperti kendaraan bermotor, peralatan kantor dan pendanaan. Hal yang masih perlu diperbaiki untuk PMI Kabupaten Kapuas adalah peningkatan kemampuan penggalangan dana.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"