Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Siswa MTsN Selat Terpilih Sebagai Duta Sanitasi Kabupaten Kapuas

Dea Yasinta Permata Sari Rusmana (tengah) didampingi guru dan teman-teman
Kuala Kapuas (Inmas),  Siswa MTsN Selat Kabupaten Kapuas kembali meraih prestasi spektakuler dalam ajang Pemilihan Duta Sanitasi tingkat Kabupaten Kapuas yang berlangsung di Aula Kantor Dinas PU, Senin (3/3). Dea Yasinta Permata Sari Rusmana yang sekarang masih duduk di kelas VIII-1 berhasil meraih juara I kategori karya tulis dalam ajang tersebut. Dengan keberhasilan ini dirinya dinobatkan sebagai Duta Sanitasi  Kabupaten Kapuas tahun 2014. Sebagai ganjaran atas prestasi yang diperoleh, mendapat penghargaan berupa Piala Tetap, Piagam dan  uang pembinaan. Penyerahan penghargaan diberikan  langsung oleh Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM, MT.

Disamping berbagai penghargaan yang diterima oleh Dea Yasinta, maka dirinya berhak mewakili Kabupaten Kapuas pada ajang pemilihan Duta Sanitasi  tingkat  Propinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya.

Menanggapi keberhasilan tersebut Kepala MTsN Selat Sriyadi, M.Pd sangat bersyukur, sebab dengan terpilihnya  salah satu siswa menjadi duta sanitasi ini menunjukkan bahwa siswa MTsN Selat yang ada sekarang   mampu mempertahankan  prestasi yang sama pada tahun lalu.  Oleh karena itu pembinaan akan terus dilakukan sehingga tradisi juara seperti ini  dapat dipertahankan  

Selain itu lanjut Kepala Madrasah, kepercayaan yang diberikan kepada siswa madrasah kami, akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, oleh karena itu pembinaan berupa pelatihan melalui  guru pembimbing akan berlanjut guna meraih hasil yang maksimal pada tingkat Propinsi nanti.  

“Selamat atas prestasi yang telah diraih dan  jangan terlena dengan keberhasilan yang diperoleh, sebab tantangan yang lebih ketat dan berat akan dihadapi pada tingkat selanjutnya ” harap Sriyadi. (andg)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"