Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Siswa MTsN Selat Terpilih Sebagai Duta Sanitasi Kabupaten Kapuas

Dea Yasinta Permata Sari Rusmana (tengah) didampingi guru dan teman-teman
Kuala Kapuas (Inmas),  Siswa MTsN Selat Kabupaten Kapuas kembali meraih prestasi spektakuler dalam ajang Pemilihan Duta Sanitasi tingkat Kabupaten Kapuas yang berlangsung di Aula Kantor Dinas PU, Senin (3/3). Dea Yasinta Permata Sari Rusmana yang sekarang masih duduk di kelas VIII-1 berhasil meraih juara I kategori karya tulis dalam ajang tersebut. Dengan keberhasilan ini dirinya dinobatkan sebagai Duta Sanitasi  Kabupaten Kapuas tahun 2014. Sebagai ganjaran atas prestasi yang diperoleh, mendapat penghargaan berupa Piala Tetap, Piagam dan  uang pembinaan. Penyerahan penghargaan diberikan  langsung oleh Bupati Kapuas Ir Ben Brahim S Bahat MM, MT.

Disamping berbagai penghargaan yang diterima oleh Dea Yasinta, maka dirinya berhak mewakili Kabupaten Kapuas pada ajang pemilihan Duta Sanitasi  tingkat  Propinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya.

Menanggapi keberhasilan tersebut Kepala MTsN Selat Sriyadi, M.Pd sangat bersyukur, sebab dengan terpilihnya  salah satu siswa menjadi duta sanitasi ini menunjukkan bahwa siswa MTsN Selat yang ada sekarang   mampu mempertahankan  prestasi yang sama pada tahun lalu.  Oleh karena itu pembinaan akan terus dilakukan sehingga tradisi juara seperti ini  dapat dipertahankan  

Selain itu lanjut Kepala Madrasah, kepercayaan yang diberikan kepada siswa madrasah kami, akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, oleh karena itu pembinaan berupa pelatihan melalui  guru pembimbing akan berlanjut guna meraih hasil yang maksimal pada tingkat Propinsi nanti.  

“Selamat atas prestasi yang telah diraih dan  jangan terlena dengan keberhasilan yang diperoleh, sebab tantangan yang lebih ketat dan berat akan dihadapi pada tingkat selanjutnya ” harap Sriyadi. (andg)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)