Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Peresmian Dasa Wisma dan Posbindu

Ketua TP-PKK (duduk, paling kanan) berbincang dengan lansia
Pada hari Senin, 21 April 2014 bertempat di Jalan Kapuas, RT 13, Kelurahan Selat Hulu, dilaksanakan kegiatan Peresmian Dasa Wisma dan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu). Peresmian ini dilakukan oleh ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kapuas, Ibu Ary Egahni, SH. Satu Pokja PKK Kabupaten Kapuas membina dua dasa wisma. Dasa wisma yang diresmikan hari ini adalah Dasa Wisma Mawar (Selat Hulu) dan Pahias (Selat Utara).

Posbindu Melati yang diresmikan ini merupakan binaan Puskesmas Melati yang dipimpin oleh dr. Tonun Irawaty. Dalam peresmian ini, ketua TP-PKK berkesempatan untuk berbincang-bincang dengan lansia yang sedang melakukan pemeriksaan kesehatan di Posbindu yang dilayani oleh petugas Puskesmas Melati. Selain itu, beliau juga bercengkerama dengan murid TK Tunas Harapan yang dekat dengan lokasi tersebut. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)