Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Peringatan Hari Jadi ke-208 Kota Kuala Kapuas

Pembacaan Sejarah Kuala Kapuas
Upacara Peringatan Hari Jadi ke-208 Kota Kuala Kapuas dan HUT ke-63 Pemerintah Kabupaten Kapuas berlangsung pada hari Rabu, 23 April 2014 di Stadion Panunjung Tarung. Upacara dipimpin oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Bapak Diran. Dalam upacara ini dibacakan juga Sejarah Kabupaten Kapuas oleh dua orang guru SMAN 2 Kuala Kapuas. Lagu-lagu hiburan dibawakan oleh Paduan Suara SMAN 1 Kuala Kapuas. 

Upacara ini diikuti oleh TNI, Polri, Pegawai Negeri Sipil, Karyawan Badan Usaha Milik Daerah, Pramuka, Mahasiswa dan Pelajar dilingkungan Kota Kuala Kapuas. Peserta upacara ada yang menempati lapangan yang berlumpur. Para pejabat eselon tiga keatas dan undangan menempati tenda yang sudah disediakan serta podium yang ada di stadion. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"