Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Persiapan TPS di Kuala Kapuas

TPS 09

TPS 06 dan 24

TPS 04

TPS 03

TPS 12

TPS 11
Dari pantauan Informasi Kapuas pada pukul 06.15 WIB, sebagian TPS ada yang sudah siap, sebagian TPS yang lain ada yang dalam masa persiapan. Para petugas di TPS sebagian sedang memasang daftar pemilih tetap, ada yang sedang menyusun kotak suaranya (yang terbuat dari kertas), ada yang sedang membersihkan lokasi pemungutan suara. Lokasi untuk TPS pun bermacam-macam, ada yang di lokasi parkir Akper, ada yang di bekas kantor pelabuhan, ada yang di sekolah dan ada yang di rumah warga masyarakat.

Menurut keterangan salah satu petugas di TPS 09, Bapak Widi Pujadi, penghitungan suara bisa berlangsung sampai malam, mengingat kartu suara yang dihitung sangat banyak. Bila di TPS ini ada 400 pemilih dan ada 4 kartu untuk masing-masing orang, maka ada 1.600 kartu yang akan dihitung. Belum lagi kalau pemilihan ini baru berakhir pada pukul 15.00 WIB mengingat banyaknya kartu yang harus ditusuk  oleh pemilih.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"