Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Perpisahan Siswa Kelas XII SMAN 1 Kuala Kapuas Tahun 2014

Keceriaan siswa-siswi  SMAN 1 Kuala Kapuas saat pengumuman kelulusan
Pada hari Selasa, 20 Mei 2014 bertempat di lapangan SMAN 1 Kuala Kapuas dilaksanakan Perpisahan Siswa Kelas XII tahun ajaran 2013/2014. Dalam kegiatan ini dilakukan pengalungan medali kepada para siswa-siswi yang lulus. Setelah itu diumumkan nama siswa dengan nilai Ujian Nasional Tertinggi untuk jurusan IPA dan IPS. Para siswa-siswi menyumbangkan berbagai lagu dalam kegiatan ini.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"