Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Rumah Untuk Sesaji

Rumah untuk sesaji (Courtesy of Johann Wilhelm Gottin)
Rumah untuk sesaji ini digunakan oleh penganut agama Hindu Kaharingan untuk memberi makan roh-roh yang dalam agama Islam disebut sebagai jin. 
Rumah kecil untuk pengorbanan secara tradisional di Mantangai (Courtesy of Basel Mission Archives)
Pemberian makan bagi roh-roh ini memiliki berbagai macam tujuan, ada yang dilakukan untuk meminta agar permintaan mereka dapat dikabulkan, ada yang digunakan untuk menjaga keamanan kampung dan lain-lain.

Bila berminat untuk mendapatkan foto-foto diatas dengan kualitas baik, silahkan menghubungi:

Basel Mission Archives
mission 21
Missionstrasse 21
CH-4003 Basel
Switzerland
Tel. +41 61 260 2230
Fax: +41 61 260 2268

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)