Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Wisma Thamrin 11 Berbenah Diri

Wajah baru dari ruangan di Wisma Thamrin 11
Sejak kunjungan terakhir ke hotel ini pada tahun yang lalu, sudah banyak perubahan yang penulis rasakan. Hotel ini sekarang sudah lebih rapi dalam penataan ruangnya. Fasilitas yang disediakan untuk masing-masing ruangan pun sudah lebih baik dibandingkan sebelumnya. Kenyamanan dalam ruangan, termasuk di toiletnya membuat hotel ini sangat layak untuk dijadikan tempat untuk menginap. 

Menurut keterangan pemilik hotel ini, Bapak Amanto Surya Langka, insya Allah sebelum bulan puasa 2014 ini sebuah aula dan 10 kamar tambahan akan tersedia di lantai dua hotel ini. Dengan tersedianya aula di hotel ini diharapkan kunjungan akan semakin meningkat.

Hotel ini berada di Jalan Muhammad Husni Thamrin No. 11, Palangka Raya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"