Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Buka Puasa Bersama di Rumah Jabatan Wakil Bupati Kapuas

Peserta Buka Puasa Bersama
Pada hari Sabtu, 25 Juli 2014 bertempat di rumah jabatan Wakil Bupati Kapuas dilaksanakan kegiatan Penutupan Safari Ramadhan 1435 H dan Buka Puasa Bersama. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kalangan, mulai dari pejabat dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas sampai masyarakat umum.

Dalam kegiatan ini juga dilaksakan kegiatan "betamatan mengaji" Majelis Ta'lim Mar'atus Sholihah, yang dipandu oleh direktur Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI), Bapak Nafiah Ibnor.

Dalam sambutannya Wakil Bupati, Muhajirin menyampaikan beberapa hal:

  • Pemerintahan Ben Jirin sudah berlangsung selama 14 bulan 25 hari.
  • Pemerintahan Ben Jirin tetap solid.
  • Para ulama di Kapuas solid mendukung Ben-Jirin
  • Kemenangan Jokowi-JK yang harus didukung
  • Buka puasa bersama hari ini adalah yang ke-14
  • Ada kebakaran tempat judi di Sei Hanyo
  • Ormas-ormas Islam diharapkan mengadakan do'a bersama untuk Palestina dan mengumpulkan donasi untuk kemanusiaan disana.

Bupati Kapuas, Ben Brahim S Bahat, dalam sambutannya mengharapkan dukungan dari masyarakat dan mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa.

Ustadz Rusli Imus menyampaikan tentang surat Mudatsir. Sebagai pengantar beliau menyampaikan tentang orang yang mengkritik Ali bin Abi Thalib, mengapa pada zaman pemerintahannya banyak terjadi kekacauan, tidak seperti di zaman Abu Bakar, Umar dan Utsman. Ali menjawab bahwa di zaman pemerintah mereka yang menjadi rakyatnya adalah dia dan teman-temannya yang mengerti masalah negara. Sedangkan sekarang rakyatnya adalah orang yang tidak mengerti urusan negara.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)