Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Daftar Nama Korban Meninggal Musibah Tenggelamnya Feri Panamas

Daftar nama ini diperoleh dari keterangan Ibu Riwun, Kepala Seksi Rawat Jalan RSUD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo :
  1. Lia 25th (P) Handel Teluk Palinget
  2. Anita 22th (P) Tarantang
  3. Angga febriadi 10th (L) Maliku
  4. Muslim 7th (L) Panamas
  5. Samsuni 54th (L) Pelaihari
  6. Erma Epiana 6th (P) Banjarmasin
  7. Zainal hakim 38th (L) Panamas
  8. Supiani 23th (L) Panamas
  9. Hj.Rokayah 72th (P) Panamas
  10. Rusma Yulida 44th (P) Pelaihari
  11. Yuliani 20th (P) Pelaihari
  12. Marita (langsung di bawa ke Pulang Pisau, tidak ada biodata)
  13. An. Mursidah 9th - Sampit
  14. Siti Fatima 35th - Panamas
  15. An. Ahmad Noval 2th - Panamas
  16. Syahruji 26th - Tarantang
Data per tanggal 30 Juli 2014 pukul 21.00 WIB.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"