Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Penggalangan Dana Bersama Bupati Kapuas Untuk Perbaikan Asrama Pondok Pesantren Al-Amin

Bupati Kapuas (dua dari kiri)  meninjau dapur umum pondok pesantren
Dalam rangka menggalang dana untuk perbaikan asrama di Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas, pengelola pondok pesantren bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Kapuas mengundang Bupati Kapuas. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis, 16 Oktober 2014 di halaman belakang pondok pesantren. Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan bantuan secara langsung sebanyak 10 juta rupiah. Selain itu Bupati menginstruksikan kepada pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas untuk membantu pembangunan asrama melalui program Kalteng Harati.

Setelah mendengarkan tausiyah dari K.H. Ismail dari Kediri, Bupati beserta rombongan melakukan peninjauan ke asrama, dapur umum dan lokasi peternakan Pondok Pesantren Al-Amin Kapuas. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"