Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Semarakkan Hari Kesehatan Nasional, IDI Akan Selenggarakan Seminar Umum dan Ilmiah

Suasana rapat panitia seminar bersama dengan para sponsor
Dalam rangka menyemarakkan Hari Kesehatan Nasional tanggal 12 November 2014, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kapuas menyelenggarakan seminar umum dan ilmiah. Seminar ini akan diselenggarakan pada hari Sabtu, 15 November 2014. Tema kegiatan IDI pada tahun ini adalah "Menciptakan Generasi Penerus Yang Berkualitas Di Era Globalisasi". Seminar ilmiah akan diperuntukkan bagi tenaga dokter, perawat, apoteker dan tenaga kesehatan lainnya. Direncanakan kegiatan seminar ini akan dilaksanakan di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Manggatang Tarung, Kuala Kapuas. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"