Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pengukuhan Pramuka Penegak SMAN 1 Kuala Kapuas Tahun 2014

Games dalam kegiatan pengukuhan
Pada hari Sabtu-Minggu, 15-16 November 2014, Gugus Depan Patih Rumbih (SMAN 1 Kuala Kapuas) menyelenggarakan kegiatan Pengukuhan Pramuka Penegak Tahun 2014. Setelah registrasi, pemasangan tenda, pembukaan, kemudian dilaksanakan berbagai lomba diantaranya pioneering, cerdas cermat, pentas seni. Malamnya ada kegiatan jurig malam dan renungan. Paginya ada kegiatan senam dan orientaring. Kemudian ada games, pentas seni dan diakhiri dengan pengukuhan. Karena dalam kurikulum 2013, pramuka wajib diikuti oleh semua siswa, maka kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 10. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"