Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

MTsN Selat Juara Lomba Sekolah Sehat

MTsN Selat Kuala Kapuas (Courtesy of Andang)

Kuala Kapuas (Inmas)  MTsN Selat Kuala Kapuas dinobatkan sebagai juara I (satu) dalam ajang Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Propinsi Kalimantan Tengah tahun 2014. Kepastian ini diperoleh setelah diterimanya Surat Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor.188.44/631/2014 tentang Pemenang Lomba Sekolah Sehat/Usaha Kesehatan Sekolah Tingkat Propinsi Kalimantan Tengah tahun 2014. Dalam  Surat Keputusan yang diserahkan oleh  Kepala Bagian  Kesra Sekda Kapuas Drs. H. Darwis dan diterima langsung oleh Kepala MTsN Selat Sriyadi M.Pd, belum lama tadi,  menempatkan MTsN Selat sebagai Juara I LSS kategori SMP/MTs.

Atas  keberhasilan tersebut madrasah ini akan mewakili Kalimantan Tengah pada Lomba Sekolah Sehat (LSS) ke tingkat nasional tahun 2015 mendatang.

Menyikapi prestasi yang raih,  Sriyadi mengucapkan rasa syukur yang mendalam, atas rahmat dari Allah, SWT berupa keberhasilan menjadi juara pada LSS. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja seluruh komponen madrasah, mulai siswa, guru,  tata usaha serta komponen lainnya, yang semuanya telah bekerja untuk mewujudkan sekolah yang sehat.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras kita semua, oleh karena itu marilah disyukuri bersama,” kata Sriyadi.

Disamping itu Kepala Madrasah juga mengucapkan terima kasih kepada pembina Sekolah Sehat tingkat Kabupaten maupun Kecamatan, para orang tua peserta didik, serta semua pihak yang telah memberikan bimbingan dan dukungan baik secara moril maupun materiil, sehingga mengantarkan madrasah ini mencapai hasil terbaik.

Keberhasilan ini kata Sriyadi, bukanlah tujuan akhir dari perjuangan, namun  kerja keras,  untuk selalu menciptakan madrasah sehat baik dalam menghadapi ajang perlombaan maupun tidak, akan selalu  dilakukan. Terlebih lagi pada tahun 2015 nanti, menghadapi penilaian dari tingkat nasional, pihaknya akan berusaha menampilkan performa lebih, dibanding saat penilaian tingkat propinsi. (andg)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"