Umar bin Abdul Aziz: Dua Tahun Kepemimpinan yang Mengubah Umat

Gambar
  Sepanjang sejarah, kekuasaan sering menjadi ujian berat bagi manusia. Ketika seseorang memiliki kewenangan politik, kekayaan besar, dan berbagai keistimewaan, godaan untuk mengutamakan kepentingan pribadi dapat mengalahkan komitmen terhadap keadilan. Namun, Umar bin Abdul Aziz menunjukkan jalan yang berbeda. Ketika menjadi khalifah pada masa Dinasti Umayyah, ia tidak menggunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dan keluarganya. Sebaliknya, ia berusaha memperbaiki pemerintahan, mengembalikan kekayaan negara kepada rakyat, serta menegakkan keadilan. Masa pemerintahannya memang singkat, sekitar dua tahun. Akan tetapi, perubahan yang dilakukannya meninggalkan jejak panjang dalam sejarah Islam. Ketika Kekayaan Negara Menjadi Keistimewaan Penguasa Pada saat Umar bin Abdul Aziz menerima jabatan khalifah, pemerintahan Dinasti Umayyah telah berkembang menjadi kekuasaan yang diwariskan melalui garis keluarga. Di lingkungan elite pemerintahan, kemewahan dan kekayaan menjadi lambang kedu...

Paduan Suara PGRi Tampil Dalam HUT Korpri ke-43


Peringatan HUT Korpri ke-43 dilaksanakan pada hari Rabu, 3 Desember 2014 di halaman kantor Bupati Kapuas. Kegiatan tersebut diikuti oleh sebagian PNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas dan unsur TNI dan Polri. Upacara peringatan ini dipimpin oleh Wakil Bupati Kapuas. Beberapa lagu disumbangkan oleh Paduan Suara PGRI Kabupaten Kapuas.

Dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakil Bupati Kapuas, Ir. H. Muhajirin, MP, disampaikan bahwa Pegawai Negeri Sipil harus bisa meninggalkan budaya ingin diperlakukan sebagai priyayi. Harus ditanamkan keyakinan bahwa PNS adalah abdi negara yang harus memberikan pelayanan kepada masyarakat.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Toko Souvenir "ANTIK"

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)