Palestina di PBB: Kami Hanya Ingin Hidup, Tanpa Harus Terus Menjadi Korban

Gambar
  Informasi Kapuas — Ada harapan yang begitu sederhana dalam pidato perwakilan Palestina di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa: dapat hidup dengan bebas di tanah sendiri, membesarkan anak tanpa ketakutan, dan menyambut hari esok dengan rasa aman. Pesan itu disampaikan Majed Bamya, Wakil Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB. Dalam pidatonya, ia menyerukan perlindungan bagi rakyat Palestina dan mempertanyakan mengapa komitmen mereka terhadap perdamaian terus dituntut ketika keselamatan mereka sendiri belum terjamin. Laporan Anadolu . Mengutip penyair Palestina Mahmoud Darwish, Bamya membuka pidatonya dengan kalimat yang menyimpan kepedihan sekaligus keteguhan. Dalam terjemahan bahasa Indonesia: “Kami menderita penyakit yang tak tersembuhkan bernama harapan. Harapan akan pembebasan dan kemerdekaan. Harapan akan kehidupan normal, ketika kami tidak harus menjadi pahlawan ataupun korban.” Kalimat itu mengajak kita melihat Palestina melalui kehidupan orang-orangnya. Ada keluarga ya...

Pasar Amal Penggalangan Dana Islamic Center Al-Amin Kapuas

Islamic Center Al-Amin (Silahkan klik gambar diatas untuk melihat gambar yang lebih besar)/Courtesy of Hasanudin
Pada hari Jum'at - Sabtu, 5-6 Desember 2014 Panitia Pembangunan Islamic Center Al-Amin Kapuas menyelenggarakan kegiatan Pasar Amal Penggalangan Dana Pembangunan Islamic Center Al-Amin Kapuas. Kegiatan ini akan dilaksanakan di SDIT Al-Amin Kapuas, Jl. Barito Gg. XI, Kuala Kapuas. Dalam pasar amal tersebut akan ditampilkan hasil karya anak-anak sekolah Al-Amin yang dapat dibeli oleh penyumbang.  


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamus Dayak Ngaju - Indonesia

Pengantar singkat Bahasa Dayak Ngaju (4)

Toko Souvenir "ANTIK"